Batu lansekap adalah subjek yang sangat terpelajar. Saat merancang, kita harus sepenuhnya mempertimbangkan relevansi dan koordinasi antara batu lansekap dan seluruh taman, pra-evaluasi efek desain patung batu, dan membuat koreksi yang diperlukan untuk deformasi perspektif dan ilusi untuk membuat batu lansekap memberikan permainan penuh untuk efeknya.

Semua batu lanskap berkualitas tinggi secara proporsional harmonis. Proporsi juga merupakan salah satu metode dasar untuk mengendalikan perubahan dalam morfologi batu lanskap. Ini harus konsisten dengan persyaratan estetika fungsional dan dikoordinasikan dengan lingkungan. Itu pasti ramah dan menyenangkan, dan tidak menyebabkan rasa penindasan.
2. Kreativitas dan Ekspresi
Batu lansekap harus memiliki niat dan konsep yang jelas. Monomer mengacu pada bentuk ukiran batu tunggal, dan situasi keseluruhan mengacu pada lingkungan keseluruhan di mana batu lansekap berada.
3. Secara keseluruhan dan detailnya
Batu lansekap harus memiliki desain yang dipahami dari seluruh desain, dan kemudian secara bertahap memperdalam dari keseluruhan ke detail, dan merancang setiap detail ukiran batu.
4. Hubungan kontras
Perhatikan hubungan kontras antara berbagai bagian ukiran batu, termasuk kontras ukuran, kontras warna, kontras bentuk geometris, dll., Untuk mencapai harmoni dan kesatuan setiap bagian.
Batu lansekap adalah langkah penting dalam penyesuaian ukiran batu stainless steel. Hanya dengan melakukan pekerjaan yang baik di bagian desain kita dapat merasa nyaman dalam proses produksi berikutnya dan menghasilkan pekerjaan batu lansekap berkualitas lebih baik.
